Uji Validitas Menggunakan Applikasi SPSS
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!!
Kali ini Literasi Ide akan membagikan tutorial secara detail bagaimana caranya melakukan uji validitas menggunakan applikasi SPSS. Uji validitas menggunakan applikasi SPSS dengan melihat nilai R Hitung dimana rumus dalam menentukan sebuah data valid atau tidak valid dengan meninjau apakah nilai Rhitung > nilai Rtabel. Jika nilai Rhitung (nilai R pada applikasi SPSS) > dari nilai Rtabel (yaitu nilai R yang terdapat pada ketentuan tabel product moment ) maka item kuisioner tersebut dinyatakan valid. Jika nilai Rhitung< nilai Rtabel maka item pertanyaan tersebut dinyatakan tidak valid.
Rangkum semua jawaban responden yang terdapat pada kuisioner yang telah anda sebarkan kedalam applikasi excel, Contoh gambar :
Pada gambar tersebut terdapat 10 item pertanyaan yang akan di uji dengan jumlah responden sebanyak 30 orang
Kemudian buka Applikasi SPSS dan klik pada kolom variabel view dan ketikan pertanyaan yang akan diuji validitas beserta total skor, contohnya Pertanyaan nomor 1 disingkat menjadi P1, Pertanyaan nomor 2 disingkat menjadi P2 begitu seterusnya hingga 10 dan ketikan Total (Yang artinya total skor dari jawaban responden)
Setelah mengisi Variabel view dengan lengkap, kemudian klik kolom Data View dan Copy Pertanyaan nomor 1 hingga Pertanyaan nomor 10 dan Total kedalam applikasi SPSS pada Kolom Data View
Setelah data kuisioner sebanyak 30 sampel dicopykan kedalam applikasi SPPS, Kemudian klik Kolom Analyze Pilih Correlate Pilih Bivariate
Maka Akan muncul kolom sebagai berikut:
Pindahkan P1-Total kedalam Kolom Variabel Kemudian Centang Pearsone dan Centang Flag Significan kemudian Klik OK
Maka akan muncul hasil output SPSS, yang perlu diperhatikan ialah uji validitas menggunakan applikasi SPSS dengan uji validitas menggunakan applikasi Excel berbeda. Pada hasil Output SPSS hanya menunjukan jumlah item yang akan diuji kevalidannya tanpa mencantumkan jumlah sampel penelitiannya. Setelah Hasil Output muncul mari kita lakukan pembacaan atau interprestasi hasil uji validitas menggunakan applikasi SPSS yaitu sebagai berikut:
Hasil output tersebut kita copykan kedalam applikasi Excel untuk mempermudah membaca nilai Rhitung (atau juga disebut nilai Pearson). Hal ini dilakukan untuk mempermudah membaca hasil bagi anda yang kurang memahami uji validitas dengan applikasi SPSS
Jika nilai Rhitung<nilai Rtabel maka item tersebut dinyatakan tidak valid
Rhitung yang dimaksud adalah nilai Pearson yang ada pada hasil output SPSS bisa kita lihat Pada gambar diatas Untuk pertanyaan No 1 nilai Rhitung atau nilai pearson yaitu 0.865. Kemudian kita akan membandingkan dengan nilai R Tabel dimana nilai yang berada dalam Rtabel sudah menjadi ketentuan mutlak (Rumus).
Semoga bermanfaat

Posting Komentar untuk "Uji Validitas Menggunakan Applikasi SPSS"